Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan

Beli Property,Nggak Pakai Duit Tapi Dapat Duit,tiap bulan cuma bayar bunga aja,Setelah 10 tahun dilunasin orang?

[caption id="" align="alignleft" width="425" caption="gambar property for sale"]investasi bagus property dijual[/caption]
Bagi sebuah Bank, seseorang bisa dikatakan layak untuk diberi Kredit apabila bisa memenuhi 4C:

1. CREDIT CAPACITY

Credit Capacity adalah nilai ekonomis seseorang untuk mengangsur kreditnya di bank yg besarnya adalah:

1/3 x besaran gaji/pengasilan bersih per bulan

kita sebagai entrepreneur akan menjadikan faktor Credit Capacity ini isue yg paling penting, karena :
> sbg prasyarat pengajuan kredit, besarnya penghasilan yg terwakili oleh cashflow perusahaan ini juga merupakan “nafas” perusahaan.
> sampai ada pepatah “cashflow is the king, profit is the queen“

2. CREDIT HISTORY

adalah riwayat performance kredit seseorang yg saat ini sdh online dari bank seluruh indonesia ke BI, proses untk mengetahui Credit History ini namanya BI CHECKING, yaitu dgn mengecek riwayat kredit seseorang yg telah pernah mengajukan kredit ke lembaga keuangan baik bank atau non bank yg datanya di catat dgn rapi di kantor BI (Bank Indonesia)

3. COLLATERAL

adalah jaminan yg anda agunkan ke bank sbg salah satu syarat pencairan kredit. jaminan ini bisa berupa : sertifikat, BPKB, saham, cash collateral
dll . Selain aspek finansial berupa agunan tsb diatas, aspek legalitas usaha kita juga bisa kita masukkan dalam kategori ini. Anda sudah bisa dikatakan mempunyai perijinan lengkap apabila memenuhi kriteria sudah memiliki:
> Akta Pendirian Badan Usaha = UD, CV atau PT & SK Pengesahan Menhukham


> NPWP


> SIUP, TDP


> rek koran di bank


> HO, PKP, Ijin Prinsip, Ijin Lokasi dll (opsional, apabila dibutuhkan)




4. CHARACTER

adalah penilaian bank terhadap profile pribadi kita dimata masyarakat dan kesesuaian dgn norma2 umum yg berlaku di masyarakat. katakan anda itu seorang yg dikenal penipu, terkenal sbg pengemplang utang atau mantan teroris yg telah tobat, bank pun masih akan berpikir seribu kali untuk memberikan kredit kepada anda kan?

Selain internal diri anda bank juga akan melihat faktor eksternal, apakah usaha anda masih prospektif untuk didanai dgn proyeksi ke depan selama masa kreditnya diberikan kepada anda, dgn patokan penilaian kreteria yg berlaku pada saat itu. Dengan memiliki semua hal tsb diatas anda sudah dikatakan LAYAK dan bisa langsung ajukan kredit KPR di bank manapun, asal anda juga sudah mempersiapkan dan menyertakan pembukuan anda minimal 3 bulan terakhir, idealnya 6 bulan terakhir.

Dari sudut pandang ENTREPRENEUR ada 2 macam KPR yg tidak akan dipahami oleh orang lain diluar profesi mulia tsb karena merupakan golongan TDA (Tangan Di Atas)
Kita akan tahu bedanya seseorang berada di golongan mana pada waktu mereka mengajukan aplikasi KPR nya ke bank :

1. KPR buat : Karyawan / Self Employee / Pekerja Profesional
mereka akan begitu sibuknya mendatangi setiap bank untuk membanding bandingkan mana yang suku bunganya paling murah, biaya administrasi, biaya2 lainnya dan asuransinya paling ringan, dibanding2kan dengan njelimet bahkan karena selisih seribu rupiah pun mereka akan berpaling ke bank yg lain walaupun bisa jadi bank tersebut memberikan pelayanan yg kurang ramah, syarat yg lebih berat dsbnya.

pertanyaan utama golongan ini adalah : “cicilan saya berapa rupiah perbulan? cukupkah angsuran tsb apabila dibandingkan dengan gaji saya yg ga seberapa dan relatif stabil jumlahnya?”

2. KPR buat : Entrepreneur / Investor / Orang Kaya
mereka juga akan begitu sibuknya mendatangi setiap bank untuk membanding bandingkan mana yang akan memberikan :
1. cashback tunai yg akan dipakai sbg modal kerja dgn bunga murah (bandingkan dgn PRK & KMG)
2. bisa beli properti dgn tanpa DP, sehingga resiko kredit dia relatif = nol
3. bisa peroleh cashflow sbg pendapatan paling optimal atas sewa properti tsb (property income)
4. potensi capital gain (keuntungan waktu dijual dibandingkan harga beli, karena anda membeli aset real yg membayarkan dgn uang fiat)
5. financial image berupa good track record dimana tiap kali berhutang jumlahnya harus selalu nambah sehingga makin memperbesar likuiditas usahanya.

pertanyaan golongan ini adalah : “bagaimana saya bisa semakin bahagia dan kaya dengan mengalihkan resiko saya kepada pihak lain dengan cara “bermain cantik”?” setelah beli properti ini, ini, ini, itu, itu dstnya usaha apa aja yang bisa sy buka disana?
anda selama ini termasuk golongan yang mana?
idealnya dalam hati kecil anda mau bertekad menjadi golongan yang mana? so segera ajukan KPR anda.
READ MORE - Beli Property,Nggak Pakai Duit Tapi Dapat Duit,tiap bulan cuma bayar bunga aja,Setelah 10 tahun dilunasin orang?

Investasi Property, Cara Cerdas Mengelola Uang

Bagi sebagian besar orang yang baru mengenal bagaimana bisa menghasilkan uang, investasi properti kemungkinan besar bukan menjadi salah satu pemikiran atau termasuk cara untuk mengelola uang. Jikalau di survei, mungkin berinvestasi properti tidak mendapatkan pilihan sama sekali. Sebaliknya, alternative lain seperti membuka buku tabungan, berbelanja barang idaman, memberi uang kepada orang tua, mentraktir teman, akan menjadi pilihan tingkat atas.

Namun, setelah beberapa tahun, jikalau mau jujur dan terbuka, orang yang mengivestasikan uangnya di properti, adalah sedikit kalangan orang yang memilih cara cukup bijaksana untuk mengelola uangnya. Ada beberapa alasan dasar yang gampang di mengerti, namun sering tidak di sadari:

1.
Investasi di properti atau tanah, hampir 100% tidak akan turun. Properti dan tanah pada umumnya adalah asset dan bukan liabilitas. Namun kita akan bahas, perbedaan antara asset dan liabilitas di tulisan tulisan yang akan datang.
2.
Survei membuktikan, hampir 90% orang yang kaya di dunia ini, memiliki asset properti dan tanah di mana mana.
3.
Kekayaan dari properti biasanya lebih bersifat sustainable, alias bisa bertahan jangka panjang, berbeda dengan asset di kertas, seperti saham yang nilainya bisa jatuh sampai hampir nol. Sebut saja misalnya, saham citybank pernah jatuh dari USD 40 menjadi USD 2, sementara tidak pernah saya denger tanah atau properti harganya jatuh bahkan dari misalnya 1 juta per meter persegi menjadi setengahnya saja, 500 ribu per meter persegi, malah sebaliknya harga tanah kian melambung tinggi dari hari ke hari.
4.
Di dunia ini penduduk sampai saat ini makin tetap bertambah, ini berarti, tanah akan relatif menjadi semakin sempit, karena pada dasarnya luas tanah tetap (supply tetap), sementara demand terus naik. Nah menurut hukum ekonomi, jikalau supply tetap dan demand terus naik, maka harga akan ikut naik. Ini berarti selama demand untuk tanah atau properti naik, harga akan tetap naik.

Tentu masih banyak hal hal lain yang bisa mendukung hal di atas, namun kiranya fakta diatas cukup untuk mendukung, mengapa kita harus mempertimbangkan untuk berinvestasi di properti sebagai cara bijaksana mengelola uang.

Ditulisan tulisan berikutnya, mudah mudahan akan semakin jelas, bagaimana berinvestasi di properti, apa hala hal yang harus diperhatikan, mulai dari aspek hukum, finansial, memilih properti, tipe tipe properti yang cocok untuk berinvestasi, dsb.

Akhirnya, selamat anda telah memilih membaca artikel ini, nantikan artikel artikel selanjutnya, supaya menjadi lengkap niat dan tujuan untuk menjadi pengelola uang yang cerdas, cermat dan tepat hingga anda bisa mencapai cita cita dlaam hidup anda.

Salam cerdas kelolauang.
READ MORE - Investasi Property, Cara Cerdas Mengelola Uang

INVESTASI PROPERTY MELALUI KPR

KPR adalah Kredit Pemilikan Rumah. Selain untuk membeli rumah, juga Ruko. Tujuan utama KPR sebenarnya, untuk mereka yang membeli rumah dengan tujuan ditempati. KPR rumah sederhana bahkan disubsidi bunga dan pajaknya oleh pemerintah.

Semua properti, termasuk rumah adalah investasi jangka panjang. Masyarakat menengah dan menengah keatas yang telah memiliki rumah, membeli properti (rumah) sebagai investasi. Sebagian malah berspekulasi di properti. Membeli dengan harga yang murah dan menjual kembali dengan keuntungan.

Dana KPR bisa digunakan untuk membeli rumah kedua, ketiga dan seterusnya. Bank memberi batasan dana yang harus disediakan dalam bentuk uang muka, 20% - 30%. Penilaian properti dilakukan appraisal Bank. Kalau penilaian dari Bank cukup tinggi, uang muka yang disediakan bisa berkurang. Demikian sebaliknya, calon nasabah KPR perlu memiliki uang muka lebih besar, bila penilaian Bank agak rendah.

Bila dana pinjaman KPR yang diluncurkan Bank lebih besar dari harga transaksi, berarti investor mendapatkan kelebihan dana. Pinjaman KPR bisa melampaui harga jual-beli kalau investor mendapatkan rumah yang bagus dan sangat murah. Besarnya kredit KPR yang didapat, bukan hanya tergantung pada nilai rumah yang dibeli. Catatan sejarah kredit dari calon nasabah sangat berpengaruh. Rekor buruk berupa kredit macet dimasa lalu, bahkan tunggakan kartu kredit akan menghambat permohonan KPR.

Kemampuan nasabah membayar cicilan KPR dinilai berdasarkan penghasilannya. Bank paling suka pada mereka yang berpenghasilan tetap. Sekitar 30% dari penghasilan suami & istri boleh dipakai untuk angsuran KPR. Mereka yang berprofesi dengan penghasilan yang tidak tetap lebih sulit mendapatkan KPR.

Kondisi bisnis, peluang bisnisnya dan masa kerja dari calon nasabah juga berpengaruh pada persetujuan KPR. Banyaknya dana yang masuk dalam rekening giro atau tabungan, selisih cash flow setiap bulan. Diukur oleh bank dengan mempelajari rekening koran 3 - 6 bulan terakhir pemohon KPR.

Proses pengajuan dan pencairan KPR demikian ketat. Apakah mungkin kita menggunakan dana KPR untuk tujuan investasi ? Mungkin saja.
Tergantung, siapa Anda (sebagai investor) ?
- Berapa besar penghasilan dan pendapatan bulanan Anda ?
- Seberapa aman / stabil penghasilan dan pendapatan Anda ?
- Apakah Anda punya cacat kepercayaan di "mata" Bank ?
- Apakah rumah / ruko yang dibeli nilainya memadai dibanding kredit yang diajukan ?
- Berapa modal / uang muka Anda dalam pembelian rumah tersebut ?

Kesimpulan : Bukan sembarang orang bisa mendapat KPR.

Kalaupun dana KPR mampu diperoleh, Apakah investasi tersebut akan menguntungkan ?
Investasi rumah dalam jangka panjang, lebih dari sepuluh tahun, hampir pasti menguntungkan. Tentu lokasi tetap harus dipertimbangkan.

Investasi rumah dalam jangka menengah, 5 - 10 tahun, sangat dipengaruhi oleh "timing" (Saat yang tepat). Dalam siklus bisnis properti dikenal masa "booming properti", "menurun", "stagnan" dan "menanjak". Siklusnya sekitar 10 tahunan.

Investasi rumah dalam jangka pendek, kurang dari 3 tahun. Pertimbangan harus hati-hati, bila tidak ingin merugi. Paling baik adalah membeli dengan harga murah. Cari penjual yang memang terdesak secara keuangan, mau menjual cepat dan murah.

Investasi rumah dengan spekulasi, membeli dan menjual kurang dari 1 tahun. Pertimbangan "timing". Periode "booming properti" saat yang tepat melakukan spekulasi.

Kesimpulan : Investasi rumah dengan pinjaman KPR terbeban beberapa biaya. Biaya perjanjian kredit, pajak sebagai pembeli (BPHTB), sebagai penjual (PPh) dan biaya pemasangan hak tanggungan transaksi melalui agen properti, biaya komisi dan biaya notaries / PPAT.

Biaya dan pajak mengurangi keuntungan investor, bahkan bisa merugi. Investasi rumah membutuhkan waktu yang tepat, lokasi yang bagus dan perhitungan yang cermat. Tambahkan dana renovasi dan strategi pemasaran dari agen properti yang professional, membuka peluang lebih besar, untung.
Perhitungan kasar biaya + pajak + komisi sekitar 15%. Keuntungan baru bisa diperoleh bila kapital gain yang diraih lebih dsri 15%.

Kesimpulan : Investasi rumah melalui KPR tidak bisa spekulatif, tapi jangka panjang.

Bagaimana dengan investasi rumah yang memberikan penghasilan bulanan (misal rumah kos) ? Properti berupa rumah kos, sebetulnya yang dibayar bukan hanya nilai rumah tapi termasuk potensi bisnis kosnya. Kerugian dari bisnis kosnya, akan mempengaruhi kemampuan mengangsur. Kalau okupansi bagus, hasilnya akan meningkatkan kemampuan membayar kreditnya dan keuntungan investasi lebih besar.

Kesimpulan : Investasi rumah yang memberikan penghasilan bulanan (Rumah kos), hanya bisa dilakukan oleh orang yang bisa memperoleh dana KPR, karena mampu memenuhi kriteria Bank, seperti yang telah dijelaskan diatas. Investasi rumah kos bukan tanpa resiko. Punya kemampuan mengelola dan bersaing dengan bisnis yang sejenis.

Jadi, investasi rumah melalui KPR bisa menguntungkan atau merugikan, yang perlu dilakukan adalah pemahaman terhadap bisnis properti dan perhitungan yang cermat. Investasi rumah sama seperti investasi lain, untung rugi adalah bagian yang tidak terpisahkan, tergantung cara kita mengelolanya.

Selamat berinvestasi rumah melalui KPR, semoga sukses.
READ MORE - INVESTASI PROPERTY MELALUI KPR

BEBERAPA KAWASAN INDUSTRI SIAP JADI KEK

[caption id="" align="alignleft" width="298" caption="suasana sibuk di sebuah pelbuhan bonkar muat barang"]bongkar muat barang di pelabuhan[/caption]

Tahun Depan, Beberapa Kawasan Industri Siap Menjadi KEK

kawasan industri bekasiJAKARTA. Beberapa kawasan industri di tanah air akan segera menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Hendra Lesmana mengatakan 30% dari total 88 kawasan industri itu akan menjadi KEK. “Sudah Bisa berlangsung tahun depan,” ujar Hendra seusai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (10/11).

Dari beberapa kawasan itu yang sudah siap menjadi KEK berada di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Kawasan industri di daerah ini sudah melakukan beberapa persiapan seperti masalah kesiapan investasi. “Pemerintah daerahnya juga mendukung,” ujar Hendra yang juga Direktur PT Bekasi Fajar Industrial Estate.

Nah, salah satu syarat untuk menjadi kawasan ekonomi khusus adalah adanya persetujuan dari Pemerintah daerah setempat. Tapi Hendra mengatakan kalau kesiapan perubahan ini harus juga didukung dengan adanya peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2009 seperti Peraturan Presiden tentang Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus.

sumber : www.contan.co.id
READ MORE - BEBERAPA KAWASAN INDUSTRI SIAP JADI KEK